Panduan Aman Menggunakan Aplikasi Zoom Untuk Pertemuan Online

Panduan Aman Menggunakan Aplikasi Zoom Untuk Pertemuan Online
Ditengah pandemi covid 19, aplikasi zoom menjadi pilihan banyak orang di berbagai negara untuk melakukan telekonferensi karena pengoperasiannya yang praktis.  Namun, hingga saat ini masih banyak yang memperbincangkan celah keamanan aplikasi zoom

Salah satu kejadian yang banyak diperbindangkan adalah adanya orang tidak dikenal yang bisa masuk di tengah telekonferensi berlangsung dan menampilkan gambar berbau pornografi. 

Kejadian seperti ini biasa disebut dengan istilah zoombombing. Apa itu zoombombing? yaitu istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan aksi penyusupan di tengah telekonferensi yang dilakukan lewat aplikasi Zoom. Setelah masuk yang dilakukan penyusup biasanya membagikan konten tidak pantas atau bernada ancaman kepada peserta telekonferensi.

Zoombombing ini sebenarnya tidak serta merta berkaitan dengan celah kemanan sistem Zoom. Hal ini bisa terjadi karena host (penyelenggara) yang belum menguasai fitur keamanan Zoom. 

Membagikan tautan undangan Zoom secara bebas adalah salah satu kesalahan fatal yang kerapkali dilakukan oleh host. Dengan berbekal link tautan undangan, siapa saja bisa masuk ke telekonferensi Zoom secara bebas. 

Nah, jika Anda khawatir dengan kejadian seperti diatas saat melakukan telekonferensi. Hal tersebut bisa diatasi dengan melakukan beberapa pengaturan saat akan melakukan telekonferensi. Pengaturan ini dilakukan oleh host, untuk lebih detailnya sebagai berikut:

1. Menonaktifkan fitur-fitur berikut 

Berikut beberapa fitur yang perlu dimatikan oleh host untuk menjaga agar telekonferensi berjalan lancar sesuai harapan. Untuk melakukannya, silakan masuk ke situs Zoom dan log in, kemudian klik menu "setting" yang  berada di sisi kiri layar. Matikan beberapa fitur berikut: 

-  Embed Password in Meeting Link for One-Click Join 

Fitur ini mengenkripsi password di tautan undangan meeting. Dengan mematikan fitur ini maka setiap peserta harus memasukan password terlebih dahulu untuk bisa bergabung dalam telekonferensi. Tanpa memasukkan password peserta tidak akan bisa bergabung.  

- Screen sharing (berbagi layar) 

Fitur ini memungkinkan host dan peserta berbagi layar selama telekonferensi. Untuk menghindari peserta berbagai layar, sebaiknya fitur ini dimatikan untuk peserta dan hanya mengizinkan host untuk berbagi layar.

 - Remote Control 

Fitur ini memungkinkan peserta yang sedang membagikan layarnya (screen sharing), mengizinkan peserta lain mengontrol sistem mereka. Kemampuan ini hanya bisa dilakukan saat platform Zoom berjalan saja. Sebaiknya, fitur ini dinon-aktifkan jika tidak dibutuhkan. 

- File Transfer 

Fitur ini memungkinan semua orang mengirim file berbagai format di chatroom. Matikan fitur ini untuk menghindari peserta membagikan file yang tidak diinginkan. Anda juga memilih jenis format file tertentu dengan memilih "Only Allow Specified File Types" untuk mengontrol jenis file yang bsia dibagikan. 

- Allow Participants to Rename Themselves 

Fitur ini untuk mencegah penyusup mengganti nama serupa dengan peserta Zoom yang resmi. 

- Join Before Host 

Fitur ini memungkinkan peserta masuk lebih dulu sebelum host memulai meeting. Sebaiknya matikan fitur ini untuk menghindari penyusup masuk terlebih dahulu

- Allow Removed Participants to Rejoin 

Fitur ini memungkinkan peserta yang telah "diusir" host untuk kembali bergabung dengan telekonferensi. 

2. Fitur yang perlu Diaktifkan 

Selain mematikan beberapa fitur diatas, ada juga fitur lain yang sebaiknya diaktifkan. Untuk mengaktifkan fitur ini juga dilakukan melalui menu pengaturan

- Mute Participants Upon Entry

Dengan mengaktifkan fitur ini, semua peserta yang masuk akan diam (mute) secara otomatis. Host bisa mengontrol apakah peserta diperbolehkan unmute atau tidak. Jika tidak, host punya kuasa untuk memberikan kesempatan bicara pada peserta tertentu.

 - Always Show Meeting Control Toolbar 

Fitur ini memungkinkan menu control toolbar muncul saat telekonferensi dan membuat host lebih mudah mengatur jalanya meeting. 

- Identify Guest Participants in the Meeting/Webinar 

Dengan mengaktifkan fitur ini, peserta resmi yang memang diundang dalam meeting, bisa mengidentifikasi jika ada peserta tak diundang masuk ke dalam meeting. 

- Waiting Room 

Fitur ini membuat host lebih bisa mengontrol siapa yang boleh dan tidak boleh masuk ke webinar. Apabila fitur ini diaktifkan, peserta yang akan masuk harus menunggu host menerima mereka masuk ke Zoom meeting. Anda tidak perlu mengaktifkan, karena fitur ini sudah default

- Require a Password When Scheduling New Meetings 

Fitur ini mengharuskan peserta yang akan masuk pertemuan online dengan password yang sudah dibagikan. Fitur ini juga sudah aktif secara default

Beberapa hal diatas juga selaras dengan himbauan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait penyelenggaran telekonferensi menggunakan zoom. 

Himbauan yang disampaikan misalnya menggunakan password yang kuat dengan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, dan karakter khusus sepanjang 8 karakter. Tautan dan password tidak dibagikan secara publik. Selain itu,  BSSN juga menyarankan agar identitas pertemuan dan password meeting diperbarui dan diganti setiap pelaksanaan meeting. Penyelenggara diminta untuk memverifikasi dan mengontrol setiap peserta yang ikut bergabung dalam telekonferensi.

Posting Komentar untuk "Panduan Aman Menggunakan Aplikasi Zoom Untuk Pertemuan Online"

Berlangganan via Email