Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang, Ular Berbisa Tinggi yang Mematikan

Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang, Ular Berbisa Tinggi yang Mematikan
Beda ular weling dan welang - Apa bedanya ular weling dan ular welang? Meskipun memiliki kemiripan warna dan bentuk, sama-sama memiliki warna tubuh belang-belang dan tubuh yang panjang. Namun rupanya, kedua jenis ular berbisa tinggi dan dapat mematikan ini memiliki banyak perbedaan. Apa saja perbedaannya? Berikut kita lihat sekilas tentang kedua jenis ular ini dan perbedaanya

Ular weling


Dalam bahasa ilmiah ular weling dikenal dengan sebutan Bungarus candidus. Warna tubuhnya belang-belang hitam dan putih. Ukuran tubuh ular yang juga disebut dengan Blue krait ini lebih kecil dibanding kembarannya, ular welang. Panjang tubuhnya sekitar 1 meter. Memiliki kepala berwarna hitam dan memiliki jumlah belang sekitar 25-30. Tipe gigi ular weling adalah Proteglypa (taring panjang yang berada di bagian depan mulut). Ular weling dapat ditemukan di Thailand, Kamboja, Vietnam, Indonesia (Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi).

Ular welang


Dalam bahasa ilmiah ular welang dikenal dengan sebutan Bungarus fasciatus. Tubuh ular welang yang merupakan anggota suku Elapidae ini berwarna hitam dan kuning serta panjang tubuh rata-rata sekitar 1,8 m. Ular welang dapat ditemukan di India, Bhutan, Nepal, Bangladesh, Cina, dan Indonesia. Ular welang biasanya senang berada di daerah pegunungan, hutan, dan terkadang berada di daerah persawahan. Ular welang yang juga disebut dengan Banded krait ini merupakan reptil yang aktif di malam hari (nokturnal). Biasanya, ular ini suka memangsa kodok, tikus, dan ikan.

Persamaan Ular Weling dan Ular Welang 


Berikut adalah persamaan ular welang dan ular weling

  1. Kedua jenis ular ini habitatnya semi aquatic, kebanyakan berada di sungai, rawa, selokan, juga sawah.
  2. Kedua jenis ular ini berbisa tinggi. Jenis bisanya neurotoxin yang dapat melumpuhkan sistem pernafasan, jaringan syaraf, dan merusak otak
  3. Kanibal, alias memakan sesama ular. Ular yang biasa jadi sasarannya adalah jenis ular semi aquatic juga seperti ular kadut, ular duwel, ular lareangon, dll.
  4. Warna khasnya hitam-putih. Sekilas tampak sama, tapi kalau dicermati ternyata ada perbedaan khasnya.
  5. Gerakan ular ini tenang, tidak lambat, tapi tidak juga cepat. Tidak takut musuh.
  6. Kedua ular ini mencari makan di malam hari (Nocturnal)
  7. Type giginya proteroglypa (memiliki taring bisa panjang dan terletak di bagian depan).
  8. Sensitif terhadap cahaya --> cenderung mendekati cahaya.
  9. Ukuran tubuh maksimal 150-180 cm, jarang yang panjangnya sampai 200 cm. 


Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang


Ular Weling (Bungarus Candidus)


  1. Ular weling memiliki bentuk tubuh bulat
  2. Ular weling tidak memiliki tanda V terbalik di kepala
  3. Bentuk ekor ular weling runcing panjang (lancip)
  4. Sisik bawah ular weling berwarna putih polos
  5. Warna belang ular weling melingkar hanya separuh bagian tubuh (hanya sampai area punggung, bagian perut putih)
  6. Saat marah atau terganggu diam dan cenderung cuek
  7. Ukuran tubuh ular weling dalam usia yang sama lebih kecil
  8. Gerakan ular weling lebih lincah


Ular Welang (Bungarus Fasciatus)


  1. Ular welang memiliki bentuk tubuh segitiga
  2. Ular welang memiliki tanda V terbalik di kepala
  3. Bentuk ekor ular welang tumpul seperti terpotong
  4. Sisik bawah ular welang berwarna belang hitam putih
  5. Warna belang ular welang melingkar penuh sampai bagian bawah tubuh (sampai perut)
  6. Saat marah atau terganggu berusaha menyembunyikan kepala di balik badannya, dan melakukan gerakan patah-patah
  7. Ukuran tubuh ular welang dalam usia yang sama lebih besar
  8. Gerakan ular wealng lebih banyak dalam posisi bertahan menyembunyikan kepala


Itu tadi persamaan dan perbedaan ular weling dan ular welang. Karena keduanya memiliki bisa yang tinggi dan dapat mematikan, sebaiknya kita tetap waspada dan menjada diri dari kedua jenis ular diatas.  Warna ular weling dan ular welang yang begitu mencolok, bahkan pada malam hari sekalipun sudah menjadi penanda bahwa kedua jenis ular ini memiliki bisa tinggi. 

Kalau didekati orang kedua jenis ular ini tidak lari karena mempunyai bisa yang tinggi sehingga tidak takut dengan manusia. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak mendekati, apalagi memegang kedua jenis ular ini. Jika harus menangkapnya gunakan grab stick atau hook stick sehingga ular bisa ditangkap tanpa disentuh tangan manusia.

Demikian artikel tentang Perbedaan Ular Weling dan Ular Welang, Ular Berbisa Tinggi yang Mematikan. Semoga bermanfaat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel